Dukung Inklusi Finansial: Askrindo Berikan Asuransi Usaha kepada 30 UMKM

JAKARTA, DETIKEKONOMI (delapantoto) — PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo), anak perusahaan Holding BUMN Asuransi, Danareksa, memperkuat komitmennya dalam mendorong inklusi finansial dan perlindungan usaha di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Askrindo memberikan fasilitas asuransi usaha kepada 30 unit UMKM terpilih di Indonesia sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) dan pengembangan ekosistem kewirausahaan.
Pemberian asuransi ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan jaminan keberlangsungan usaha bagi UMKM, terutama dalam menghadapi risiko ketidakpastian dan bencana.
I. Pentingnya Perlindungan Asuransi Bagi UMKM
Direktur Utama Askrindo, Dadi Pramadi, menjelaskan bahwa sektor UMKM, meskipun menjadi tulang punggung perekonomian nasional, seringkali luput dari perlindungan asuransi yang memadai.
Mitigasi Risiko: Asuransi usaha yang diberikan Askrindo mencakup perlindungan terhadap berbagai risiko, seperti kebakaran, bencana alam, dan risiko operasional lainnya. Perlindungan ini sangat vital karena UMKM rentan bangkrut akibat kerugian mendadak.
Inklusi Finansial: Program ini juga bertujuan mendorong inklusi finansial di kalangan UMKM. Dengan mendapatkan asuransi, UMKM menjadi lebih teredukasi mengenai pentingnya manajemen risiko dan memiliki akses yang lebih baik ke produk-produk jasa keuangan formal.
Mendukung Kredit Perbankan: Keberadaan asuransi seringkali menjadi prasyarat bagi perbankan untuk memberikan kredit modal usaha. Dengan memiliki asuransi, UMKM penerima bantuan akan lebih mudah mengakses pinjaman dari lembaga keuangan.
“Kami tidak hanya memberikan uang, tapi memberikan perlindungan dan kepastian. Asuransi adalah jaring pengaman agar UMKM berani mengambil risiko, berinovasi, dan terus berkembang tanpa takut hancur akibat satu kali musibah,” ujar Dadi Pramadi, Selasa (25/11/2025).
II. Profil dan Proses Seleksi 30 UMKM Penerima
Ke-30 UMKM penerima bantuan ini dipilih melalui proses seleksi yang ketat, fokus pada UMKM yang memiliki potensi besar untuk berkembang dan yang berada di wilayah rawan bencana.
-
Sektor Penerima: Mayoritas UMKM bergerak di sektor kerajinan tangan, kuliner, dan jasa kreatif.
-
Edukasi: Selain mendapatkan polis asuransi gratis, para pelaku UMKM juga diberikan edukasi mendalam mengenai cara mengelola risiko dan prosedur klaim asuransi.
Askrindo berkomitmen untuk melanjutkan program ini dan berharap semakin banyak UMKM di Indonesia yang menyadari pentingnya perlindungan asuransi bagi keberlanjutan bisnis mereka.