3 mins read

12.657 Penumpang Tiba di Terminal Kalideres saat Arus Balik Nataru

New Year Return Flow Seen at Kalideres Terminal

Jakarta Barat (initogel) — Langkah-langkah kecil berderap di pelataran Terminal Kalideres. Koper diturunkan, tas digendong, dan pelukan singkat terjadi di antara kerumunan. Selama arus balik Natal dan Tahun Baru (Nataru), tercatat 12.657 penumpang tiba di terminal ini—sebuah angka yang merekam kisah pulang ribuan orang ke ritme kota.

Angka itu bukan sekadar statistik. Ia adalah potongan-potongan cerita: tentang libur yang usai, tentang pekerjaan yang menunggu, dan tentang tekad memulai tahun dengan langkah baru.

Terminal yang Menjadi Titik Temu

Sejak pagi hingga larut malam, bus antarkota berdatangan silih berganti. Peron dipenuhi penumpang yang tampak lelah namun lega—karena perjalanan panjang akhirnya selesai. Terminal Kalideres kembali memainkan perannya sebagai gerbang Jakarta, menyerap arus manusia dari berbagai daerah.

“Ramainya terasa sejak dua hari terakhir,” ujar seorang petugas terminal. “Tapi alurnya relatif tertib.”

Petugas mengatur kedatangan, membantu penumpang lansia, dan memastikan informasi arah transportasi lanjutan tersedia. Di tengah kepadatan, ketenangan dijaga.

Wajah-Wajah Arus Balik

Di sudut terminal, Rina, pekerja ritel dari Jawa Tengah, duduk sejenak sebelum melanjutkan perjalanan ke kos. “Liburannya singkat, tapi cukup menguatkan,” katanya. Di dekatnya, seorang ayah menggandeng anaknya, memastikan barang bawaan tak tertinggal.

Bagi banyak penumpang, arus balik adalah fase transisi—dari hangatnya kampung halaman ke padatnya ibu kota. Terminal menjadi ruang jeda, tempat menata napas sebelum kembali bergerak.

Kesiapan Layanan

Lonjakan kedatangan mendorong pengelola terminal meningkatkan kesiapan layanan. Pemeriksaan kelayakan bus, pengaturan arus pejalan kaki, hingga kebersihan area menjadi prioritas. Aparat terkait berjaga untuk memastikan keamanan dan ketertiban.

“Yang datang capek, jadi tugas kami membuat mereka merasa aman,” ujar seorang petugas keamanan.

Layanan kesehatan siaga untuk penumpang yang membutuhkan, sementara informasi transportasi lanjutan—angkutan kota hingga layanan daring—dipusatkan agar mudah diakses.

Arus Balik yang Terkelola

Meski padat, arus balik di Terminal Kalideres relatif terkendali. Pengaturan jadwal kedatangan dan koordinasi antaroperator bus membantu mencegah penumpukan berlebih. Informasi cuaca dan kondisi lalu lintas disampaikan agar penumpang dapat merencanakan langkah berikutnya.

Pendekatan ini menekankan pencegahan—bahwa kelelahan dan kebingungan di titik kedatangan bisa diminimalkan dengan layanan yang jelas.

Dampak ke Kota

Kedatangan 12.657 penumpang memberi denyut pada aktivitas kota. Transportasi lanjutan bergerak, warung sekitar terminal kembali ramai, dan roda ekonomi kecil ikut berputar. Bagi Jakarta, arus balik adalah tanda kota kembali menyerap energi manusianya.

“Begitu orang-orang datang, kota hidup lagi,” kata seorang pedagang kopi di sekitar terminal.

Menutup Liburan dengan Selamat

Arus balik Nataru selalu membawa dua perasaan: lega dan siap. Lega karena sampai, siap karena rutinitas menunggu. Terminal Kalideres menjadi saksi peralihan itu—di antara bunyi mesin bus dan pengumuman kedatangan.

Ketika satu per satu penumpang meninggalkan terminal, harapan yang sama menyertai: semoga perjalanan berikutnya lebih ringan, dan hari-hari ke depan berjalan baik.

Di balik angka 12.657, ada ribuan kisah pulang yang berhasil ditutup dengan selamat. Dan di Terminal Kalideres, kerja sunyi terus berjalan—menjaga agar setiap kedatangan menjadi awal yang aman untuk melangkah lagi.