Pemprov NTB Minta Tambahan Kapal Angkut Ternak Kurban

Mataram — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meminta tambahan kapal angkut ternak menjelang distribusi hewan kurban. Permintaan tersebut disampaikan untuk mengantisipasi lonjakan pengiriman sapi dari NTB ke berbagai daerah di Indonesia.
NTB selama ini dikenal sebagai salah satu sentra sapi nasional. Setiap menjelang Idul Adha, permintaan meningkat signifikan.
Lonjakan Permintaan Ternak Kurban
Menjelang musim kurban, pengiriman sapi dari NTB ke Pulau Jawa dan wilayah lain cenderung naik. Karena itu, ketersediaan armada kapal menjadi faktor penting.
Jika kapasitas angkut terbatas, distribusi bisa terhambat. Dampaknya tidak hanya pada keterlambatan pengiriman, tetapi juga pada kondisi ternak selama perjalanan.
Pemprov NTB menilai tambahan kapal angkut ternak kurban diperlukan agar pengiriman berjalan lancar dan sesuai jadwal.
Jaga Kesehatan dan Keselamatan Ternak
Pengangkutan ternak tidak sekadar memindahkan hewan dari satu daerah ke daerah lain. Ada standar kesejahteraan hewan yang harus dipenuhi.
Kepadatan di atas kapal harus diperhitungkan agar ternak tidak stres atau mengalami penurunan kondisi fisik. Selain itu, ventilasi dan ketersediaan pakan selama perjalanan juga menjadi perhatian.
Dengan tambahan kapal, diharapkan distribusi lebih merata dan risiko penumpukan dapat dihindari.
Dukungan terhadap Peternak Lokal
Permintaan tambahan kapal juga berkaitan dengan perlindungan ekonomi peternak. NTB menjadi salah satu daerah yang mengandalkan sektor peternakan sebagai sumber pendapatan utama.
Jika distribusi tersendat, harga di tingkat peternak bisa terdampak. Karena itu, kelancaran logistik menjadi bagian penting dari stabilitas ekonomi daerah.
Pemprov NTB berharap pemerintah pusat dan otoritas pelayaran dapat memberikan dukungan tambahan armada.
Koordinasi Antarinstansi
Pemerintah daerah menyatakan telah berkoordinasi dengan kementerian terkait serta operator pelayaran. Tujuannya untuk memastikan kebutuhan logistik terpenuhi sebelum puncak arus pengiriman.
Selain itu, pengawasan kesehatan hewan tetap dilakukan sebelum keberangkatan. Langkah ini penting untuk mencegah penyebaran penyakit antarwilayah.
Antisipasi Menjelang Idul Adha
Permintaan tambahan kapal angkut ternak kurban menjadi bagian dari persiapan rutin menjelang Idul Adha. NTB diharapkan tetap mampu memenuhi kebutuhan nasional tanpa mengganggu ketersediaan stok lokal.
Dengan distribusi yang lancar, peternak diuntungkan dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi tepat waktu.
Pemprov NTB menegaskan bahwa langkah ini diambil demi menjaga keseimbangan pasokan, kesejahteraan peternak, dan keamanan distribusi ternak.